9 month later..

Senin, 23 Agustus 2010

Halloooo, apa kabar Bloggers?
Wow, udah lama sekali aku ga update blog-ku ini ya.. Sepertinya baru kemarin aku menulis lengkap mengenai persiapan pernikahanku, dan sekarang malah 9 bulan sudah berlalu..

Bagi kalian yang sudah berkenan membaca review pernikahanku, dan bahkan menyediakan waktu untuk memberikan komen, aku ngucapin terima kasih ya.. Meski aku ga update blog, tapi aku selalu ngecek komen-komen dari kalian yang bertanya seputar vendor pernikahan di Medan, atau hanya sekedar apresiasi pada tulisan Ledy..

Sebelumnya aku minta maaf, karena belum sempat menulis tentang Resepsi Pernikahanku yang berlangsung tanggal 17 Januari 2010 di Halim Persada. Aku janji akan sharing kebahagiaanku sekeluarga melalui foto-foto ya..

Jadi, 9 bulan sudah pernikahanku.. Ada senang dan ada sedih. Itu pasti, karena tidak ada pernikahan yang sempurna. Tapi dari sekian banyak hari yang sudah aku dan Bang Denny lalui, rasa senang selalu meliputi keseharian kami. Mungkin banyak orang mengatakan, “Ah, namanya pengantin baru. Makanya masih tau senangnya aja”. Ups, tapi hal itu tidak terjadi dalam kehidupan pernikahan kami. Dari usia pernikahan memang kami baru, tapi kalo dari psikologis, kami sudah mengenal lama.. Bahkan sewaktu kami berdua diciptakan, aku tau akan ada laki-laki seperti Bang Denny yang akan hidup bersamaku.

Aku dan Bang Denny melalui banyak perubahan selama 9 bulan, terutama dari segi pekerjaan.. Usai acara pernikahan selesai, aku kembali menjalani rutinitasku sebagai Reporter Metro TV biro Medan, sedangkan Bang Denny sebagai pengasuh website Medan Talk.com dan membuat beberapa media lainnya.

Namun, karena ada sesuatu dan lain hal, aku memutuskan hengkang dari Metro TV dan memutuskan untuk meraih impianku yang lain, yakni Penyiar Radio. Aku mundur dari Metro TV karena aku merasa sulit untuk membangun keluarga yang utuh, bila aku masih berkutat di lapangan. Aku memikirkan, bagaimana kalo aku punya anak dan harus aku tinggal mereka untuk masa yang tidak tentu sedangkan mereka masih butuh perhatian orang tua.

Aku lahir, tumbuh dan besar dari keluarga yang harmonis. Bapak pekerja swasta dan sekarang wiraswasta, sedangkan Mama hanya ibu rumah tangga biasa. Aku tau aku tidak bisa seutuhnya menjadi Ibu rumah tangga. Ada aktualisasi diri yang sulit untuk diwujudkan bila aku hanya sekedar Ibu rumah tangga. Kalopun aku ga kerja kantoran, aku tetap berencana menjadi enterpreneur dan penulis. Intinya, harus berkreasi dalam hidup.

Aku mundur dari Metro TV per Juni 2010. Puji Tuhan, tidak perlu waktu lama, aku langsung diterima di SmartFM cabang Medan, salah satu radio network yang cukup besar di Jakarta dan daerah-daerah di Indonesia. Dari segi penghasilan memang berkurang, tapi aku mendapat pekerjaan impianku, yaitu cuap-cuap di depan microphone. Sudah 3 bulan aku jalani pekerjaan ini, dan aku tetap berharap Tuhan akan selalu membuat pekerjaanku berhasil. Aku tidak akan berhenti sampai di sini.

Usiaku masih muda, masih 26 tahun. Mencapai 1 impian, bukan berarti hidup selesai. Aku akan selalu mencari impian-impian selanjutnya yang membuat hidupku berarti.

Impian lainnya yang ingin aku capai banyak, menjadi pengusaha kecil-kecilan (kalo jadi pengusaha besar, Puji Tuhan banget) haha, menjadi Fashion Editor atau Fashion Stylist, menjadi Public Relation, dan Ibu dari anak-anak yang cerdas dan diberkati Tuhan. Saat ini semua impian itu ada di depan mata sebenarnya. Tinggal aku memilih pada saat yang tepat saja. Aku juga ga mau ngotot semua itu harus tercapai, yang penting berserah sama Tuhan dan mudah-mudahan semuanya akan berlaku lancar.

Selain revolusi dalam pekerjaanku, pekerjaan suamiku, Bang Denny juga berubah drastis. Dari yang kerja bisa hanya dari rumah, upload berita, dan tidak terlalu banyak menghabiskan waktu di luar, sekarang berubah total. Bang Denny sekarang menjadi Redaktur di Koran Harian Tribun Medan, anak perusahaan Kompas. Waktu kerja dia lebih panjang. Selama 3 bulan, ia harus menjalani training mulai dari jam 9 pagi sampai jam 11 malam. 1 Bulan terakhir, ia masuk kantor jam 11 siang dan pulang setengah 2 pagi.

Sejujurnya aku sedih, karena kami tidak bisa “kencan” bersama lagi.

Dulu waktu aku masih di Metro TV, setiap pulang kantor, dia selalu jemput aku. Sepulang kantor, aku selalu masak makan malam untuk dia, dan abis itu nonton DVD bersama. Sekarang tidak lagi. Aku pulang siaran jam 6 sore dan menghabiskan waktuku sendirian menunggu dia pulang hingga subuh. Sedih sekali memang, tapi aku yakin Tuhan tau apa yang terbaik untuk kami.

Secara finansial, Bang Denny bertambah. Meski aku berkurang, tapi dia tidak. Itu yang aku dalami dari keinginan Tuhan melalui pekerjaan kami. Bang Denny memang sudah malang melintang dalam dunia jurnalis. Lebih dari 10 tahun ia bekerja di media, mulai dari wartawan, redaktur, redaktur pelaksana, pemimpin redaksi, hingga menjadi koresponden kantor berita asing APTN. Aku bangga padanya. Percis seperti impianku waktu masih remaja dulu. Aku ingin laki-laki yang cerdas dan berprinsip, meski tidak kaya.

Jadi, inilah pekerjaan kami sekarang. Masih sama-sama bergerak dalam bidang media dan berusaha memberikan yang terbaik untuk orang lain, melalui pemberitaan ataupun talkshow yang aku bawakan. Sulit tapi bila disertai passion, segala sesuatunya jadi lebih mudah.

Selain pekerjaan official kami, aku dan Bang Denny berencana membuka bisnis makanan mobile. Setahun yang lalu, Bang Denny beli mobil pick-up yang sudah rongsok, untuk dijadikan tempat berjualan keliling. Rencananya kami mo jualan Burger pada saat sore dan malam, dan makanan halal khas Batak pada siang hari. Kalo dihitung-hitung, kami bisa mendapat margin 9 juta rupiah lho.. Senang sekali bisa berkreasi dalam bidang wirausaha. Saat ini mobil burger itu 75 persen sudah selesai, tinggal hidupin BPKP dan mesin saja and then we’re ready to go.

**

Dari segala hal yang menyangkut pekerjaan, ada satu hal lagi yang masih menjadi pokok doa kami berdua, yakni memiliki anak. 9 bulan pernikahan, kami belum dikaruniai anak. Kami sudah berobat dan mencoba pencari penyebabnya. Banyak yang bilang aku terlalu cape, makanya aku berusaha untuk lebih relax dalam melakukan pekerjaan. Sejauh ini, kami berpasrah sama Tuhan. Mungkin memang belum saatnya kami jadi orang tua.

Tak apa-apa, semua itu sudah dirancang Tuhan menurut kebaikan dan kehendak-Nya. Aku hanya menunggu dan mempersiapkan diri. Aku yakin Tuhan akan menjadikan kami orang tua yang bisa mengasihi anak-anak kami, memberikan pengajaran dan hikmat bagi anak-anak kami. 9 bulan bukan waktu yang lama dan bukan sebentar. Jadi, hanya perlu mendalami keinginan Tuhan saja sebenernya di sini. Percaya, dan semua akan dinyatakan Tuhan. Doakan ya teman-teman..

Okey, sementara ini dulu yang aku share buat kalian ya.. Nanti aku akan sambung lagi, dengan topik lain dari kehidupanku.. Jangan bosen ya denger si tukang celoteh, Ledy Simanjuntak.. Babay..

Love you all,

Ledy

10 thoughts on “9 month later..

  1. brmm….lanjut……jualan di marendal dalam pasti laris….aku pembelinya….tp jangan mahal2 sis…soalnya aku bakal bawa seorang lagi…

    1. hey…sis…I’m coming back…btw, gmn aktifitas sbg dosen-nya???–good job lah ya…
      profesi dosen sepertinya sudah cukup bagus….tapi menyambung soal topik di atas…jd usaha makanannya?..sepertinya aku blm melihat-nya..ato mungkin di tempat lain?

  2. wahh….keren…keren…cerita hidup yang sangat bahagia di dalam kesederhanaan dan tetap berserah pada tuhan, lebih sering menulis di blog kak, aku banyak terinspirasi dari tulisan kakak dalam menjalani hidup berrumah tangga, makasih kak aku pembaca setia blok kakak loh…he…he….

    1. Seneng sekali bisa ada pembaca setia blogku.. memang aku agak moody0an kalo nulis, semoga semakin sering nulkis untuk jadi inspirasi temen2 lain.. Aku baru aja update tulisan dan gambar resepsiku.. Check it out ya..

  3. Dear Mba Ledy,,

    Mudah2an Mba Ledy masih inget sama aku,, Aku Lina salah satu tim EU. Sedih dech waktu denger Mba Ledy resign dari Metro tv, soalnya abis Mba Ledy pindah ke biro medan, kita belum pernah ketemu lagi. Apalagi waktu itu aku gak bisa dateng ke hari bahagia Mba Ledy..Tapi ngebaca blog Mba Ledy ini, aku ikut bahagia bacanya, ternyata Mba Ledy bahagia di sana. Sukses selalu y mba,, aku ngerasa beruntung pernah kenal sama Mba Ledy,, ^_^

    with Love

    ~Lina~

    1. Hi Lina, aku masih inget kok samamu.. Aku memutuskan keluar dari metro untuk keluarga kecilku,, Aku butuh meluangkan banyak waktu untuk suamiku, krn suamiku juga kerja di media sebagai jurnalis, jadi benar-benar dinamis kehidupan kamu.. Aku juga beruntung kenal Lina dan temen-temen EU lainnya.. Salam untuk mereka semua ya.. Miss y’all guys..

      PS: Kalo ke Medan, ketemuan kita yah..

  4. hehehe… nice, inspiring story. btw, Aku juga jurnalis, tapi di Makassar. Istriku kerja di sebuah perusahaan pembiayaan kendaraan. Tapi tahun ini kami putuskan dia berhenti kerja. Soalnya baby-ku udah minta perhatian lebih. Apalagi, alhamdulillah, kami diberi amanah lagi. Sekarang istriku lagi hamil 5 bulan. Padahal puteri pertamaku baru berusia setahun🙂

    Yah, sebagai ganti pekerjaannya kami buka toko bahan campuran skala kecil. Tempatnya di rumah mertua, sekitar 300 meteran dari rumah kami. Menurut kami, dengan buka toko, istriku punya banyak waktu mengasuh anak tapi tetap punya penghasilan.

    Btw, soal “anak” nih. ga tau bener atau tidak, coba deh konsumsi Susu Naco+Klorofil+BearBrand, 3 bulan berturut-turut.🙂

    1. Makasi ya atas sarannya, mas akbar.. Memang rejeki itu kalo dah dikasi Tuhan ya pasti tepat waktunya ya.. Susu naco dan klorofil itu dibeli dimana ya? ada di carrefour? Doain lah supaya cepat menyusul pnya anak.. Salam sama keluarga ya..

  5. heiii… uhm aq Retha, pasti kamu udh gak kenal lagi… dulu setiap ad acara arisan keluarga Simatupang pasti qta (kamu, aq, adikmu, si kakak) dinobatkan bernyanyi bersama. gak tau kenapa aq bisa “tersesat” disini.. dari tadi aq baca beberapa blog mu… KANGEN!!! sukses ya… dan tetap kirim cerita2 mu ttg apapun itu.. karena kamu sperti mengingatkan ku akan masa kecil ku.. yang indaaaahh… lafyumor!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s